Kapanlagi.com – Kasus beredarnya video mesum mirip vokalis band asal Bandung, Peterpan, dengan beberapa wanita berbeda yang menyeret sejumlah nama selebriti seperti Luna Maya dan Cut Tari hingga harus berurusan dengan pihak Kepolisian membuat nama Ariel, sang arjuna terus dibicarakan publik.

Apalagi, jika memang benar Ariel pelaku dalam adegan video tersebut, publik menduga ada ketidaklaziman dalam diri seorang Ariel hingga berdampak pada kesenangannya mengekspos adegan syurnya.

Wahyu Indianti, Psikolog UI, mengatakan, pada beberapa kasus, sering terjadi penyimpangan orientasi seks yang disebabkan beragam kondisi dan kejiwaan sosial manusia. “Beberapa di antaranya adalah kelainan yang disebut Triolisme serta Eksibisionisme. Kedua kelainan itu pada dasarnya kelainan pada kejiwaan seseorang untuk mengekspos segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan seksualnya dan cenderung mendapatkan kepuasan setelah memperlihatkannya pada orang lain,” ujarnya.

Penyimpangan-penyimpangan tersebut, menurutnya, merupakan salah satu bentuk lain penyampaian kepuasan seseorang karena menganggap apa yang dilakukannya sangatlah luar biasa. Triolisme, adalah penderita kelainan seksual yang akan memperoleh kepuasan jika saat melakukan hubungan seksual dengan pasangannya itu dapat dilihat dan dinikmati oleh orang lain.

“Biasanya para pengidap kelainan ini laki-laki. Mereka berpikir akan menjadi lebih hebat dan sebagainya jika adegan tersebut disaksikan orang lain. Apalagi dapat berganti-ganti pasangan. Untuk kasus Ariel sendiri, saya tidak bisa memberi kesimpulan. “Harus ada penelitian khusus terhadapnya,” ujar Indianti usai menjadi pembicara dalam seminar Psikologi remaja “Jejaring Sosial Menguak Tabir Candu, Eksistensi vs Narsisme, Etika dan Bahaya Terselubung yang Mengintai Penggunanya,” di Panggung utama Erlangga Fair, Cilandak Town Square, Jakarta Selatan